<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>hami asraff</title>
	<atom:link href="https://solidaritas.my/tag/hami-asraff/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://solidaritas.my/tag/hami-asraff/</link>
	<description>Pertubuhan Solidaritas</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Sep 2019 16:31:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.5</generator>

<image>
	<url>https://solidaritas.my/wp-content/uploads/2019/08/cropped-favicon-32x32.png</url>
	<title>hami asraff</title>
	<link>https://solidaritas.my/tag/hami-asraff/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kita Tak Mampu Puaskan Hati Semua Orang</title>
		<link>https://solidaritas.my/kita-tak-mampu-puaskan-hati-semua-orang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kita-tak-mampu-puaskan-hati-semua-orang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Solidaritas]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jul 2017 13:21:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Idea]]></category>
		<category><![CDATA[hami asraff]]></category>
		<category><![CDATA[Kita Tak Mampu Puaskan Hati Semua Orang]]></category>
		<category><![CDATA[telegraf cinta usd]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://otak.dubookpress.com/?p=223</guid>

					<description><![CDATA[<p>BUAT itu salah. Buat ini tidak kena. Bercakap ini dikatakan bongkak. Berkata begitu dicakap riak. Tulis begini dikritik. Tulis itu dihentam. Apa lagi tidak kena wahai sang manusia? Manusia. Makhluk yang mempunyai akal budi. Makhluk yang tersangat aneh. Makhluk yang tidak pernah puas. Makhluk yang misteri. Makhluk yang unik. Makhluk yang terlalu banyak ragam. Makhluk &#8230; </p>
<p class="link-more"><a href="https://solidaritas.my/kita-tak-mampu-puaskan-hati-semua-orang/" class="more-link">Continue reading<span class="screen-reader-text"> "Kita Tak Mampu Puaskan Hati Semua Orang"</span></a></p>
<p>The post <a href="https://solidaritas.my/kita-tak-mampu-puaskan-hati-semua-orang/">Kita Tak Mampu Puaskan Hati Semua Orang</a> appeared first on <a href="https://solidaritas.my">SOLIDARITAS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BUAT</strong> itu salah. Buat ini tidak kena. Bercakap ini dikatakan bongkak. Berkata begitu dicakap riak. Tulis begini dikritik. Tulis itu dihentam. Apa lagi tidak kena wahai sang manusia?</p>
<p>Manusia. Makhluk yang mempunyai akal budi. Makhluk yang tersangat aneh. Makhluk yang tidak pernah puas. Makhluk yang misteri. Makhluk yang unik. Makhluk yang terlalu banyak ragam. Makhluk yang baik. Makhluk yang jahat. Makhluk yang kejam. Makhluk yang sopan santun. Makhluk yang penyayang. Makhluk yang dengki.<span id="more-223"></span></p>
<p>Terlalu banyak untuk aku bentangkan satu persatu. Memang tidak pernah habis akan kriteria untuk seorang insan yang bergelar makhluk Allah S.W.T. Tidak pernah cukup dengan sehelai kertas. Tidak cpernah lengkap dengan sebuah kiasan bermadah. Tidak pernah.</p>
<p>Meniti penghidupan bergelar manusia, aku belajar banyak benda. Terlalu banyak perkara yang dikutip. Mengenal manusia membuatkan aku lebih kenal Sang Pencipta. Membuatkan aku mengagumi kebesaranNYA. Juga membuatkan aku lebih kental dalam meneruskan perjalanan. Berliku mungkin. Masakan perjalanan kamu lurus. Tidak mungkin.</p>
<p>Kita senantiasa berusaha memperbaiki diri. Memperbaiki kelemahan diri seadanya. Mencuba dan terus mencuba melakukan yang terbaik. Bukankah itu diperlukan sebagai sang manusia? Kalau jawapan ya kenapa masih perlu ada sengketa? Kenapa perlu tanamkan perasaan hasad dengki dalam darah daging kamu? Kenapa biarkan darah daging itu membusuk? Kenapa? Tiada jawapan bukan?</p>
<p>Masa depan adalah sinar baru bagi setiap orang. Kenapa perlu memilih jalan yang kelam sekiranya sinar halus masih kelihatan? Tahu. Kadangkala kita tidak nampak jalan walaupun haluannya terbentang luas. Kadangkala kita memilih jalan yang salah walaupun jalan yang betul telah sedia terhidang. Kadangkala kita sudah pun memilih jalan yang sepatutnya, tetapi terhenti di pertengahan.</p>
<p>Manusia dikurniakan dengan kesabaran. Tetapi janganlah diuji kesabaran itu berkali-kali. Nescaya, meledak jua. Manusia dikurniakan dengan akal yang sihat lagi waras. Jangan meletakkan kewarasan itu pada tempat yang tidak sepatutnya. Manusia juga punya hati dan perasaan. Jangan sesekali lukakan sekeping hati yang penuh rasa kasih sayang atas alasan yang tidak masuk akal. Manusia juga dianugerahkan dengan maruah untuk dijaga. Janganlah biarkan maruah disepak terajang oleh manusia. Jangan.</p>
<p>Tiada manusia yang sempurna. Jangan salahkan orang lain atas sebab yang berpunca dari diri sendiri. Kita berusaha menjalani kehidupan yang lebih baik hari demi hari. Tetapi mungkin ada manusia yang lebih suka memilih masa silam untuk teruskan kehidupan. Terpulanglah. Semoga kita semua berjaya harunginya.</p>
<p>Hami Asraff:<br />
“Puaskan hati manusia itu penat. Puaskan hati sendiri itu manfaat. Puaskan kehendak Allah itu berkat.”</p>
<hr />
<p>Tulisan <strong><a href="https://www.facebook.com/hami.asraff">Hami Asraff</a> </strong>ada di dalam <a href="https://dubookpress.com/produk/telegraf-cinta-usd/"><strong>Telegraf Cinta USD.</strong></a></p>
<div class="saboxplugin-wrap" itemtype="http://schema.org/Person" itemscope itemprop="author"><div class="saboxplugin-tab"><div class="saboxplugin-gravatar"><img decoding="async" src="https://solidaritas.my/wp-content/uploads/2019/09/Untitled-1.png" width="100"  height="100" alt="" itemprop="image"></div><div class="saboxplugin-authorname"><a href="https://solidaritas.my/author/solidaritas/" class="vcard author" rel="author"><span class="fn">Solidaritas</span></a></div><div class="saboxplugin-desc"><div itemprop="description"><p>Satu bangsa, satu negara.</p>
</div></div><div class="saboxplugin-web "><a href="https://solidaritas.my" target="_self" >solidaritas.my</a></div><div class="clearfix"></div><div class="saboxplugin-socials "><a title="Facebook" target="_self" href="https://www.facebook.com/solidaritas.my/" rel="nofollow noopener" class="saboxplugin-icon-grey"><svg aria-hidden="true" class="sab-facebook" role="img" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" viewBox="0 0 264 512"><path fill="currentColor" d="M76.7 512V283H0v-91h76.7v-71.7C76.7 42.4 124.3 0 193.8 0c33.3 0 61.9 2.5 70.2 3.6V85h-48.2c-37.8 0-45.1 18-45.1 44.3V192H256l-11.7 91h-73.6v229"></path></svg></span></a></div></div></div><p>The post <a href="https://solidaritas.my/kita-tak-mampu-puaskan-hati-semua-orang/">Kita Tak Mampu Puaskan Hati Semua Orang</a> appeared first on <a href="https://solidaritas.my">SOLIDARITAS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
